Marriage : ” I Do..! I Do..!……Do I..??”   Leave a comment


What is Marriage..??
Hmm..mari kita mulai pembahasan ini dengan kata-kata indah, pernikahan adalah institusi yang berdasarkan & bertahtakan cinta *ouuww..that is sooooo sweeeettt..!!* tapi sayangnya cinta itu buta jadi mereka yang menikah pastilah buta. Seorang anak pernah bertanya kepada ayahnya,” Ayah, berapa sih biaya yang yang diperlukan agar aku bisa menikah?” dan sang Ayah pun menjawab, “entahlah nak, yang jelas ayah harus membayarnya selama ibumu masih hidup”. Memang tidak murah untuk menikah,dibutuhkan tiga macam cincin untuk melengkapinya. The first circle is engagement ring, kedua wedding ring, dan yang terakhir suffe ring yang merupakan jenis termahal yang harus dibayar seseorang yang menikah.

Pernikahan adalah bentuk ekspresi tertinggi dari cinta yang telah mulai dilakukan semenjak berpacaran. Dalam fase berpacaran, ekspresi cinta salah satunya ditunjukkan dengan memegang erat tangan pasangan kita, sayangnya dalam fase pernikahan itu merupakan ekspresi kekerasan domestic. Ketika berpacaran,pasangan manapun tentu senang berbicara dari hati ke hati dan setelah menikah mereka secara terpisah akan berbicara dari tetangga ke tetangga.

Tentunya setiap orang merasa mantap untuk menikah setelah menemukan seseorang yang dianggap sebagai Mr/Miss RIGHT, tapi itupun setelah memastikan kalau nama depannya bukan “ALWAYS”. Kenapa?? Jawabannya sederhana, hal ini untuk menghindari adanya dua bos dalam kehidupan kita. Dua bos kan artinya dua gaji?? Well, sayangnya tidak..karena pernikahan merupakan penyatuan dua jiwa menjadi satu, maka tak jarang masalah akan timbul ketika harus menentukan siapa 1.1 dan siapa 1.2.

Menurut statistik, pria yang menikah memiliki rentang hidup yang lebih lama dari yang membujang, ya bagaimana tidak, mereka terhindar dari kecelakaan lalu lintas (tidak bisa keluar rumah), memiliki jantung & paru-paru yang sehat (tidak mampu membeli rokok) dan cukup tidur (cara terbaik untuk menghindari hubungan suami istri).

Ada beberapa etika dalam pernikahan yang patut untuk diketahui:
– Pakailah cincin kawin anda pada jari yang tepat, yaitu jari manis anda, tapi jika anda merasa telah menikahi orang yang salah maka anda tetap harus memakainya pada jari yang tepat, yaitu jari tengah.
– Jangan membukakan pintu mobil untuk istri anda, hanya ada dua kemungkinan jika itu terjadi, pertama : mobil anda masih baru (orang-orang akan menilai anda boros) dan kedua: istri anda buta atau cacat ( orang-orang akan memiliki rasa iba yang berlebihan untuk anda).
– Jika seseorang merebut istri anda, pastikan anda mengekspresikan rasa kecewa dan syukur anda pada orang yang tepat. Ekspresikan rasa kecewa anda pada sang mertua sehingga anda terhindar dari pembagian harta gono gini serta hak asuh anak dan ekspresikan rasa syukur anda pada orang yang telah merebut istri anda.
– Jangan mencari-cari bekas lipstick di kerah suami anda, itu sangat menyinggung harga diri dan kejantanan suami anda, jadi coba cari di celana dalamnya.
– Jangan bertanya soal berat badan anda kepada suami karena itu akan membuatnya sulit melupakan sekretarisnya yang lebih kurus dan muda.
– Jangan menyinggung-nyinggung sumpah “till death do us a part” yang diucapkan ketika anda menikah karena itu akan member ide yang buruk bagi pasangan anda yang berniat untuk selingkuh.

Lalu apa yang anda (tidak) dapat dari pernikahan? Jika anda pria maka anda mendapat alasan untuk bekerja di hari Minggu, motivasi untuk mempelajari jenis-jenis pajak, adik lelaki yang akan hidup membujang dan penipisan rambut. Jika anda wanita anda akan mendapat gambaran langsung tentang “perbudakan” yang biasanya hanya anda baca di buku atau lihat di TV, baju baru dengan ukuran yang lebih besar, alamat email seorang penasehat pernikahan dan alasan untuk tidak berdiet. Tapi hanya ada satu cara untuk mengetahui arti sebenarnya dari pernikahan, just say the magic word “I do”, jangan takut gagal, jatuh bangun adalah hal yang biasa, lagipula coba lihat sisi baiknya : biaya perceraian jauh lebih murah daripada biaya pernikahan. Tapi bisa nggak ya kalau kita langsung loncat ke fase akhirnya saja?
“……………bunga-bunga bermekaran, langit biru cerah dan burung-burung berkicau merdu saat dia mengungkapkan pertanyaan paling berarti dalam hidupnya………….”sayang, maukah kau………bercerai denganku?”

Mahakarya seorang sahabat “Teguh Adhi Primasanto” alias “Tepe” yang terdampar jauh di belahan bumi Afrika.

Posted December 23, 2009 by rahaknamrun in SERBA-SERBI

Tagged with ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: